Return to site

Cerita Komunitas #3

· Cerita Komunitas,Blog

“Jika ada niat dan tekad yang kuat untuk menempuh pendidikan tinggi, selalu ada jalan di setiap tantangan yang ada”.

Akrab dipanggil Miftha, perempuan asli Betawi ini merupakan salah satu mahasiswa program vokasi di Universitas Indonesia. Mifta dikenal sebagai sosok yang prestatif dan memiliki nilai rapor yang bagus ketika menjadi siswa jurusan Administrasi Perkantoran di SMK 46 Jakarta Timur. Berbekal kemampuan akademik yang mumpuni mengantarkan Mifta bisa masuk universitas melalui jalur prestasi untuk mendalami jurusan yang sama di bangku kuliah, yaitu Program Studi Administrasi Perkantoran dan Sekretari. Selain itu, Miftha juga menjadi salah satu penerima bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Namun, perjalanan Mifhta dalam menempuh pendidikan terbilang tidaklah mudah - biaya kuliah yang relatif tinggi menjadi salah satu kendala bagi Miftha untuk melanjutkan kuliah. Untuk menutupi kekurangan dana dalam pembiayaan kuliahnya, Mifhta juga harus bekerja part time untuk memenuhi tambahan dana. Walau sempat berpikir untuk cuti kuliah, Miftha selalu meyakini bahwa pasti ada jalan di setiap niat baik untuk menempuh pendidikan tinggi guna membahagiakan kedua orang tuanya.

Berawal dari seminar yang diselenggarakan Universitas Indonesia yang mempertemukan pihak Dana Cita dengan orang tua mahasiswa membuat Ibu dari Miftha menerima informasi seputar pinjaman pendidikan Dana Cita secara jelas, dimana Informasi tersebut langsung didiskusikan dengan putrinya, Miftha. Tak butuh waktu lama, Miftha langsung mengajukan aplikasi pinjaman melalui situs website Dana Cita. Proses pengajuan yang simpel dan mudah membuat proses aplikasi pinjaman berjalan dengan cepat dan lancar. Miftha juga sangat terkesan dengan pelayanan yang ramah oleh tim Dana Cita, sehingga ia dapat mengemukakan seputar kebutuhan dananya secara nyaman dan jelas. Selain itu, pencairan dana pinjaman Dana Cita yang tepat waktu membuat Miftha tak perlu lagi khawatir akan dikenakan denda dan telat registrasi apabila telat melakukan pembayaran kuliah. Mifta meyakini bahwa kehadiran Dana Cita menjadi salah satu jalan baginya untuk menempuh pendidikan tinggi.

Sosok yang memiliki hobi menyanyi ini sangat mengidolakan Jack Ma atas kisah perjalanan hidup yang sangat inspiratif. Bagi Miftha, kisah Jack Ma membuat ia meyakini bahwa semua orang berhak untuk menempuh pendidikan walau dengan berbagai latar belakang ekonomi.

“Jadi jangan merasa minder kuliah walau ada keterbatasan ekonomi”, pungkasnya.

Kisah inspiratif Jack Ma yang sekarang telah menjadi pengusaha sukses kelas dunia membuat Mifta merasa tidak perlu takut untuk bermimpi. Berawal dari kesukaannya terhadap berbagai model hijab, Mifta memiliki mimpi untuk menjadi pengusaha hijab suatu saat nanti. Di era digital ini, ia berpikir untuk memanfaatkan sosial media sebagai media pemasaran bisnis hijabnya nanti. Selain itu, setelah menyelesaikan perkuliahannya Miftha juga bercita-cita untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil yang mengabdi untuk negeri.

Bagi Miftha, kehadiran Dana Cita juga menjadi peluang solusi ke depannya untuk ia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Ia tidak perlu lagi khawatir terkait masalah pembiayaan, ia hanya perlu lebih fokus untuk menjalankan perkuliahan dengan baik dan mengembangkan karirnya. Berbekal niat yang tulus untuk berpendidikan tinggi demi membahagiakan orang tua nya, Miftha selalu meyakini bahwa selalu ada jalan di setiap tantangan apabila diawali dengan niat dan tekad yang kuat. “Dimana ada niat pasti ada jalan”, imbuhnya.

PS : Kami akan rutin memuat tulisan #CeritaKomunitas. Kami bangga akan komunitas kami dan dengan senang hati ingin menyebarkan pesan-pesan inspiratif dari komunitas kami ini!

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly